ARE YOU OKAY
Muqodimah
ehemm ehem dan ehemm ,assalamualaikum dan salam sejahtera bagi para pembaca yg membaca cerpen ini hihihi.okeyy baiklah sebelum memulai pada isi cerita penulis ingin sekali meminta para pembaca yg membaca cerita ini untuk support dan follow penulis ya karna ini adalah karya terbaru nya dari cerita baru nya juga di berbagai pikiran nalar nya dan berbagai sumber buku yang dibaca nya mohon maaf apabila ada kesalahan barangkali itu tidak disengaja 😄🙏Okeyy baiklah sebelum memulai membaca pada isi blog ini penulis ingin memberitahu alangkah baiknya harus semangat dalam menjalan aktifitas nya bagi pembaca baik itu di luar ruangan atau pun di dalam ruangan ya hehehe semua itu gratis ga ada pungutan nya
Oke tanpa basa basi lagi kita mulai cerita nya selamat menikmati dan enjoyy crunchhzzzzzz :*🤭
"Hujan hujan apa yang bikin seseorang bahagia dan senang ?"
EPISODE 1
BERTEMU KAMU ANTARA MATA DAN TUJUAN
Akira kembali mengemasi barang-barangnya yang berantakan di meja kerjanya setelah dilihatnya jam di kantor sudah menunjukkan angka lima lebih Wuih,kerja yang melelahkan,begitu gumamnya kala dilihatnya waktu untuk pulang sudah lewat. Dengan memasukkan kembali dokumen pentingnya di laci dan tak lupa untuk menguncinya. Seperti kebiasaan dirinya,Akira selalu memastikan komputernya sudah off dan lockernya terkunci dengan benar,baru dia beranjak untuk pulang. Baru tersadar ketika melewati koridor kantornya,ternyata sudah sepi bahkan hanya langkah kakinya yang terdengar. Beberapa Office Boy masih ada yang bertugas untuk membersihkan gedung kantornya yang terlihat angkuh. Ketika melewati tempat parkir,dia baru tersadar,ternyata adzan maghrib terdengar,dan dia belum menjalankan sholat ashar. Duh,mengapa pekerjaanku selalu membuat aku lupa untuk mengadu pada Tuhan,melewatkan setiap detik untuk berbincang denganNya dan memohon sesuatu seperti yang dulu selalu dia lakukan. Sejenak Akira terhenti, mengingat kenangan beberapa waktu silam,saat dia selalu bersujud dan menangis,mengadu dan banyak hal yang dia minta. Diambilnya kontak mobil dari balik blazer hitamnya,dan setelah berada di dalam mobilnya,Akira termangu. Duh Gusti,mengapa beberapa bulan terakhir ini,aku seolah lalai dengan kewajibanku. Diputarnya lagu kesayangannya,dan sejenak mobil itu berlalu dengan pelan.
Melewati beberapa mobil yang diparkir di gedung itu,Akira kembali berpikir,mengapa selama ini,beban pekerjaannya yang semakin besar,membuatnya lupa akan segalanya. Setelah keluar dari area parkir gedung nan Maha Megah, Akira mencoba melewati masjid yang ada di dekat gedung angkuh itu. Belok kiri,lurus dan mobil Akira akhirnya masuk di halaman Masjid Al Akbar. Setelah memarkir mobinya dengan baik, Akira keluar dengan membawa tas mukenanya. Lama dia termangu di depan Masjid yang menyejukkan hatinya,dan selalu menjadi tempat yang paling indah untuk betemu dengan Sang Khalik. Hatinya seolah berdegup kencang, Akira menyadari lama sekali dia tak pernah sholat di masjid. Ternyata kehidupan dan kesibukan,bisa merubah segalanya,termasuk kebiasaan yang dulu di lakukan. Akira langsung menuju ruang wudhu,setelah mengambil air wudhu,ia langsung menuju ke dalam masjid, untuk menunaikan sholat maghrib. Setelah usai melakukan sholat, Akira berdzikir,dan tanpa terasa bulir-bulir bening itu membasahi pipinya.Ia merasakan kerinduan pada Tuhan yan selama ini seolah ia tinggalkan. Akira kembali bersujud, sebelum menyudahi dan melepas mukenanya. Ketika ia akan memasukkan tasbihnya ke tas mukenanya,hatinya berdesir, dan kembali ia urungkan untuk memasukkan tasbih putih itu ke dalam tas mukenanya. Digenggamnya tasbih itu. Kenangan itu kembali mengoyak hati dan fikirannya......
"Hujandikan kamu sebagai cinta pertama dan cinta terakhirku "
EPISODE 2
KENANGAN ATAU RINDU DI JALUR YANG BERBEDA
“Hai sayang” Akira merajuk seperti biasanya saat bertemu dengan Kane. Kane membalas dengan tatapan mesranya. Dua sejoli yang selalu setia setiap saat. Dimana ada Kane,disitu pasti ada Akira dan sebaliknya. Kane,pemuda tampan,berbadan atletis,dengan wajah Indonya,selalu membuat hati wanita terguncang dan tergila-gila saat melihatnya. Sementara Akira, wajah imut dan manisnya,selalu membuat Kane cemburu buta karena tak sedikit pemuda yang tergoda dengan kecantikannya. Keduanya sama-sama menjadi idola,dan menjadi pasangan yang serasi. Mulai mereka kuliah hingga lulus pun,hubungan mereka tetap awet dan tetap lengket. Tak jarang kalau pada waktu itu,tak sedikit orang-orang di sekelilingnya,yang iri dibuatnya. “Kane, hari ini bisa kan kalau antar aku ke toko buku, aku ingin cari buku tentang interior rumah ne,” begitu ajak Akira pada sang kekasih. Kane tidak menjawab, hanya memberikan isyarat kalau dirinya siap untuk mengantar. “Gimana sayang, sudah ada panggilan kerja ?” tanya Akira pada Kane yang dari tadi sibuk dengan gitar kesayangannya. Sambil meletakkan gitarnya di ranjang, Kane mendekati kekasihnya itu. “Belum” jawabnya singkat. “Mungkin harus lebih sabar ya, padahal sudah hampir 2 bulan aku nganggur dan mengandalkan kiriman orang tua dari Kalimantan”,jawab Kane. Aku juga belum dapat Kane, benar kita harus sabar. Di tempat kost sini, gak ada teman-teman kamu yang bisa bantu untuk info pekerjaan Kane ? begitu tanya Akira. Kane hanya menggelengkan kepalanya dengan malas. Oke deh kalau gitu,kita berangkat aja ya sekarang,keburu siang. Yuk jalan,begitu ajak Akira. Kane pun dengan malas beranjak sambil mengambil jaket kulit kesayangannya. Pake mobil kamu aja ya? tanya Kane pada Akira. Oke,begitu sahut Akira. Setelah pamit pada ibu kosnya, Kane dan Akira beranjak meninggalkan tempat kost yang cukup mewah di tempat itu.
Mobil Vios Hitam itupun melaju dengan lancar,karena memang belum terlalu siang mereka ke luar rumah. Sepanjang jalan, Kane dan Akira selalu bercanda dn bernyanyi menirukan lagu di radio yang mereka putar. Beban karena belum mendapatkan pekerjaan, seolah tidak lagi ada di benak mereka. Keduanya bagaikan orang yang paling berbahagia di dunia, padahal mereka masih mengandalkan kiriman dari orang tua mereka. Kane selalu mengharap dari Banjarmasin, sementara Akira selalu menanti kiriman dari Bandung. Maklum saja keduanya sama-sama dari keluarga mampu,yang selalu tercukupi kebutuhannya. Bahkan keduanya juga diberikan fasilitas mobil mewah dari orang tuanya. Benar-benar pasangan serasi. Kane adalah anak seorang pengusaha rent car mobil yang sukses di Banjarmasin, sementara Akira adalah putri seorang anggota DPR di Bandung. Hebat,mungkin itulah pendapat banyak orang tentang keduanya.
“Sayang, makan dulu ya,lapar nih,tadi belum sempat sarapan” ajak Kane pada Akira. “Oke”.jawab Akira setuju. Aku tadi Cuma minum susu,jadi kalau sekarang makan, ya pasti mau,begitu jawab Akira sambil tersenyum manja. „Makan apa ya ?” tanya Kane. Dengan spontan, Akira menjawab „rawon‟,pasti enak. Yuk ya . Oke deh,apa sih yang enggak buat kamu, begitu rayu Kane pada Akira. Dan sesaat kemudian,mobil mereka sudah melaju menuju depot Rawon Setan favorit mereka. Dinamakan rawon setan,karena pedasnya luar biasa,kalau mereka menyantapnya.
Buku yang dicari Akira sudah didapat, setelah berputar-putar di Mall itu, keduanya lantas pulang,namun sebelumnya,mereka makan siang di Burger favoritnya. Akira membuka-buka buku yang baru dibelinya,saat berada di mobil. Beberapa kali,ia meminta pendapat sang kekasih tentang interior yang akan dia contoh saat nanti dia akan dibelikan rumah oleh papanya. Papa Akira memang berjanji akan membelikan rumah mewah beberapa saat lagi,daripada Akira harus kost. Mungkin rumah itu juga yang nantinya akan ditempati mereka berdua saat keduanya menikah nanti.


Komentar
Posting Komentar